Minggu, 20 November 2011

Laporan Kunjungan ke SMK N 1 Surabaya


BAB 1
PENDAHULUAN

1.1 Latar belakang
Pengembangan pendidikan bukanlah pekerjaan sederhana, karena pengembangan tersebut memerlukan adanya perencanaan secara terpadu dan menyeluruh. Terkait dengan fungsi lembaga pendidikan sebagai salah satu tempat meningkatkan sosial budaya masyarakat, maka hubungan dengan masyarakat tidak dapat dipisahkan. Hubungan lembaga pendidikan sekolah dan masyarakat adalah bagian internal yang tidak dapat dipisahkan yaitu, mempunyai substansi sebagai sarana komunikasi two way trafficcomunication dan bersama-sama untuk bertanggung jawab kearah terciptanya tujuan pendidikan yang dicita-citakan bersama.
Salah satu manajemen yang penting di sekolah adalah manajemen hubungan masyarakat (humas), karena sekolah berada ditengah-tengah masyarakat dan selalu berhubungan dalam menjalin kerja sama yang pedagogis dan sosiologis yang menguntungkan kedua belah pihak. Hubungan masyarakat telah diformulasikan dengan cara yang berbeda-beda, bergantung pada lembaga atau organisasi yang membuat formulasi tersebut.
Makin majunya pemahaman masyarakat akan pentingnya pendidikan menjadikan kerja sama sekolah dengan masyarakat sebagai kebutuhan vital. Kerja sama tersebut dimaksudkan demi kelancaran pendidikan di sekolah pada umumnya dan untuk meningkatkan prestasi belajar siswa pada khususnya. Sekolah merupakan salah satu bagian dari sebuah masyarakat, jadi pengaturan sekolah harus dilihat dalam hubungannya dengan komponen-komponen penyelenggara pendidikan lainnya kemudian dihubungkan dengan seluruh program masyarakat.
Berangkat dari titik tolak pemikiran, ini maka perlu ada pengaturan hubungan antara sekolah dan masyarakat. Humas dengan sekolah adalah salah satu bagian dari substansi administrasi pendidikan di sekolah. Dengan adanya hubungan sekolah dengan masyarakat, sekolah dapat mengetahui sumber-sumber yang ada dalam masyarakat yang kemudian didayagunakan untuk kepentingan kemajuan pendidikan anak di sekolah. Di lain pihak, masyarakat juga dapat mengambil manfaat dengan turut mengenyam dan menyerap ilmu pengetahuan sekolah. Dari sini kehidupan masyarakat akan ditingkatkan. Oleh karenanya, masyarakat dapat mengerti dan memahami tujuan pendidikan dan pelaksanaan pendidikan yang berlangsung di sekolah tersebut.
Lembaga pendidikan (sekolah) merupakan suatu sistem yang terbuka. Sebagai sistem terbuka, sekolah pasti akan mengadakan hubungan dengan masyarakat di sekelilingnya. Sekolah yang maju pasti akan banyak mengadakan hubungan dengan lembaga-lembaga lain di luar sekolah, contohnya dalam hal beasiswa, PHBI, praktek ketenagakerjaan, dan masih banyak lagi yang lain. Inilah yang digalakkan oleh SMKN 1 Surabaya saat ini.
Memang tidak bisa dipungkiri bahwa masyarakat dan sekolah mempunyai keterkaitan dan saling berperan satu sama lain. Apalagi pada zaman sekarang ini, pemerintah telah mensosialisasikan adanya disentralisasi pendidikan dimana sekolah mempunyai hak untuk mengatur sekolahnya sendiri. Oleh sebab itulah, SMKN 1 Surabaya berusaha memfungsikan dan mengatur manajemen humasnya dengan berusaha menjalin hubungan dengan lembaga-lembaga lain diluar sekolah dalam rangka meningkatkan mutu pendidikannya.
Sejalan dengan konsep diatas, sudah berkali-kali pemerintah menyerukan bahwa pendidikan adalah tanggungjawab bersama antara pemerintah, orang tua, dan masyarakat.
Dalam era globalisasi, bidang kehumasan akan sangat berperan. Sekolah yang tidak memanfaatkan bidang tersebut akan tertinggal karena tidak menguasai perolehan dan penyebaran informasi. Pentingnya hubungan masyarakat menjadi perhatian Noke Kiroyan, Petinggi Kaltim Prima Coal (KPC). Dalam telaahnya, Noke melihat fungsi hubungan masyarakat akan sangat terasa manakala sekolah berupaya mengembangkan usaha dan menghindari situasi yang kurang kondusif dengan lingkungan. Oleh karena itu, hubungan masyarakat perlu diberikan prioritas dalam sekolah.
Keberadaan hubungan masyarakat bukan hanya perlu untuk membina hubungan dengan pihak luar. Namun sangat penting untuk memberikan informasi ke dalam, baik kepada pimpinan maupun sesama karyawan dan guru sendiri. Sekolah yang berkeinginan menciptakan suasana nyaman dilingkungannya harus menerapkan prinsip keterbukaan. Di situlah, hubungan masyarakat sangat berperan.
Satu faktor sebab menurunnya semangat partisipasi masyarakat terhadap penyelenggaraan pendidikan di sekolah adalah, dahulu sekolah sepenuhnya dimiliki oleh masyarakat, dan merekalah yang membangun dan memelihara sekolah, mengadakan sarana pendidikan, serta mengadakan iuran untuk mengadakan operasional sekolah. Jika sekolah telah mereka bangun, masyarakat hanya meminta guru-guru kepada pemerintah untuk diangkat ada sekolah mereka itu. Pada waktu itu, kita sebenarnya telah  mencapai pembangunan pendidikan yang berkelanjutan (sustainable development), karena sekolah adalah sepenuhnya milik masyarakat yang senantiasa bertanggung jawab dalam pemeliharaan serta operasional pendidikan sehari-hari. Pada waktu itu, pemerintah berfungsi sebagai penyeimbang, melalui pemberian subsidi bantuan bagi sekolah-sekolah pada masyarakat yang benar-benar kurang mampu.
Salah satu jalan masuk yang terdekat menuju peningkatan mutu dan relevansi adalah demokratisasi, partisipasi, dan akuntabilitas pendidikan. Kepala sekolah, guru, dan masyarakat adalah pelaku utama dan terdepan dalam penyelenggaraan pendidikan di sekolah sehingga, segala keputusan mengenai penanganan  persoalan pendidikan pada tingkatan mikro harus dihasilkan dari  interaksi ketiga pihak tersebut. Masyarakat adalah stakeholder pendidikan yang memiliki kepentingan akan keberhasilan pendidikan di sekolah, karena mereka adalah pembayar pendidikan, baik melalui uang sekolah maupun pajak, sehingga sekolah-sekolah seharusnya bertanggung jawab terhadap masyarakat.
Hubungan masyarakat sangat penting dalam kepentingan suatu organisasi sekolah, jadi jelaslah bahwa dalam publik relation terdapat suatu usaha untuk mewujudkan suatu hubungan yang harmonis antara sekolah dengan publik sehingga akan muncul opini publik yang menguntungkan bagi kehidupan sekolah tersebut.
Dari situ jelas bahwa lingkungan pendidikan bukanlah suatu badan yang berdiri sendiri, melainkan suatu bagian yang tidak terpisahkan dari masyarakat luas. Ia sebagai sistem terbuka yang selalu mengadakan hubungan (kerja sama) yang baik dengan masyarakat, secara bersama-sama membangun pendidikan. Hal ini sangat mungkin sebab dalam era perkembangan teknologi modern seperti sekarang ini, kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan menjadi modal utama dalam membangun dan memajukan bangsa termasuk masyarakat itu sendiri. Seperti halnya yang diungkapkan Whitt bahwa bila lembaga pendidikan terbuka bagi para siswa/mahasiswa, maka begitu pula hendaknya bagi masyarakat.
Merujuk pada beberapa uraian tersebut diatas, diharapkan SMKN 1 Surabaya berhasil memfungsikan manajemen humasnya dalam dalam membangun hubungan yang baik dengan masyarakat, sehingga SMKN 1 Surabaya tetap dipercaya sebagai sekolah yang berkualitas baik,  mampu menghasilkan out put yang mampu menghadapi tantangan zaman di masa kini dan yang akan dating, serta bisa dijadikan pelajaran berharga bagi sekolah-sekolah lain dalam rangka untuk memajukan sekolahnya
Mengingat begitu pentingnya peranan humas dalam lembaga pendidikan dan adanya kesenjangan antara teori dengan kenyataan di lapangan, maka penulis melakukan penelitian tentang “Kesekretarisan dan Hubungan Masyarakat di SMKN 1 Surabaya”

1.2  Rumusan masalah
a.      Apa yang dimaksud dengan kesekretarisan dan humas?
b.     Kegiatan apa saja yang dilakukan oleh kesekretarisan dan humas?
c.      Apa tujuan diadakannya humas di lingkungan sekolah?
d.     Jenis kegiatan apa yang dilakukan humas?
e.      Bagaimana program kerja humas SMKN 1 Surabaya?




1.3  Tujuan
a.      Mengetahui pengertian kesekretaris dan humas
b.     Mengetahui kegiatan apa saja yang dilakukan kesekretarisan dan humas
c.      Mengetahui tujuan adanya humas di lingkungan sekolah
d.     Mengetahui jenis kegiatan humas
e.      Mengetahui program kerja humas SMKN 1 Surabaya

1.4  Ruang lingkup
Penulisan makalah ini mengulas secara khusus mengenai masalah keskretarisan dan kehumasan di SMKN 1 Surabaya.






















BAB 2
PEMBAHASAN

2.1  Selayang Pandang
SMK Negeri 1 Surabaya sebagai lembaga pendidikan yang dapat diakui sebagai pengembang generasi yang profesional dan berbasis IT serta dapat bersaing dalam Pasar Kerja Global. Oleh karena itu dalam pembahasan sejarah SMK Negeri 1 Surabaya ini menitik beratkan dari sisi kelembagaan secara periodisasi, dan dibatasi status kelembagaan , lokasi sekolah, dan kurikulum.

2.1.1       Status Kelembagaan
Pada tahun pelajaran 1949/1950 sebagai awal pendirian sekolah bernama Sekolah Dagang Menengah DR. Soetomo Surabaya, dengan jumlah siswa 156 orang. Istilah Sekolah Dagang Menengah, karena kelanjutan dari Sekolah Dagang yang menerima Siswa-siswi Sekolah Rakyat. Lama pendidikan 3 tahun (setingkat SLTA).
§  Berdasarkan surat keputusan nomor : 9735/D/1950 tanggal 12 Oktober 1950, memperoleh status Negeri dengan nama SMEA Negeri Surabaya tanpa jurusan.
§  Pada tahun pelajaran 1961-1962, dipecah menjadi 3 jurusan, yaitu Tata Buku, Tata Usaha, dan Koperasi.
§  Dalam periode tersebut SMEA Negeri Surabaya dipisahkan menjadi 2 sekolah, yaitu : SMEA Negeri 1 Surabaya yang terdiri 12 kelas dengan 3 jurusan (Tata Buku , Tata Usaha , Koperasi). SMEA Negeri 2 Surabaya yang terdiri dari 6 kelas dengan 2 jurusan (Tata Buku , Koperasi).
§  Berdasarkan surat keputusan Mendikbud nomer : 0250/0/1979 SMK Negeri 1 Surabaya dikembangkan menjadi SMEA Pembina dengan lama pendidikan 4 tahun (3 tahun + 1 tahun)
§  Dalam perkembangannya SMEA Pembina program 4 tahun kurang diminati masyarakat. Maka pada bulan mei 1981 diputuskan bahwa semua SMEA melaksanakan 1 jenis kurikulum yaitu program 3 tahun, istilah "Pembina" tidak digunakan lagi.
§  Berdasarkan surat keputusan Mendikbud nomor : 036/0/1997 tanggal 7 maret 1997 Sekolah Kejuruan Tingkat Atas diubah menjadi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Dengan demikian SMEA Negeri1 Surabaya menjadi SMK Negeri 1 Surabaya.
2.1.2       Lokasi Sekolah
§  Sejak tahun 1949, lokasi sekolah di Jalan Pringadi Surabaya dan kegiatan pembelajaran siang hari, mengingat pagi hari untuk kegiatan pembelajaran Sekolah Lingkungan Yayasan Pendidikan Pringadi Surabaya .
§  Pada tahun 1969 SMK Negeri 1 Surabaya yang saat itu bernama SMEA Negeri 1 Surabaya menempati gedung baru di Jalan SMEA No 4 Wonokromo Surabaya dengan 20 kelas. Perkembangan selanjutnya menjadi 27 kelas, kemudian secara bertahap menjadi 24 kelas. Pada tahun pelajaran 2003-2004 menjadi 26 kelas setelah membuka program keahlian TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) bidang keahlian " Multimedia" yang menerima 2 kelas.
2.1.3       Kurikulum
Pada dasarnya kurikulum suatu lembaga pendidikan meliputi perumusan tujuan, lama pendidikan, struktur program garis-garis besar program pengajaran, metode pengajaran, dan evaluasi hasil belajar. Kurikulum disusun berdasarkan peraturan pemerintah dan undang-undang dan ditetapkan oleh Menteri Pendidikan Nasional, serta aturan pelaksanaannya dari pejabat yang terkait. Pembahasan kurikulum sebagai pedoman kegiatan pembelajaran di SMK Negeri 1 Surabaya adalah kurikulum yang sudah dibakukan, dan dalam hal ini menitik beratkan "pendekatan" dari masing-masing kurikulum.
§  Kurikulum 1968 Pendidikan kebutuhan masyarakat akan pentingnya pendidikan (Sosil demamd approach). Mengingat memenuhi kebutuhan masyarakat akan pendidikan, utamanya anak dapat sekolah. Sekolah kejuruan dianggap mampu menghasilkan tamatan yang langsung berkerja.
§  Kurikulum 1976 Pendekatan kebutuhan tenaga kerja (manpower demand approach). Berusaha menghasilkan juru (Kurikulum 3 tahun), dan teknisi (kurikulum 4 tahun / SMEA Pembina). Dalam pelaksanaan kurikulum 4 tahun / SMEA Pembina belum pernah terlaksana.
§  Kurikulum 1984 Pendekatan humaniara yang memadukan ranah kognitif, afektif dan psikomotor. Teori dan praktek dikemas dalam satu semester. Dalam hal ini pihak industri / dunia usaha dan instansi terlibat kegiatan pembelajaran dalam bentuk Praktek Kerja Nyata.
§  Kurikulum 1994 Pendekatan kurikulum berbasis kompetensi (competence based curriculum), luas, kuat dan mendasar. Kegiatan pembelajaran dikemas dalam bentuk "Pendidikan Sistim Garuda", dengan komitmen antara sekolah dan DU/DI maupun institusi pasangan.
§  Kurikulum edisi 1999 Sebagai penyempurnaan dari kurikulum 1994. Dalam hal ini adanya perubahan paradigma. a. Dari supply driver ke demand driver, b. Dari mata pelajaran/topik pembelajaran ke kompetensi c. Dari belajar hanya di sekolah menjadi belajar di sekolah dan dunia industri pasangan d. Dari sekolah yang berdiri sendiri mengarah sekolah sebagai bagian tak terpisahkan dari politeknik, BRK, Kursus-kursus dan lembaga diklat lainnya (PPKT).
§  Kurikulum 2004 Pendekatan kurikulum berbasis pelatihan (TBC) dan pendekatan berbasis produksi (PBC), dengan strategi belajar tuntas (Mastery learning), belajar melalui kegiatan yang memberi pengalaman bermakna (learning by doing), belajar dengan memperhatikan keunikan setiap individu /individualized learning dan belajar secara kelompok (group learning) serta belajar dengan system modal. Kurikulum 2004 masih taraf uji coba dan akan diberlakukan mulai tahun pelajaran 2004/2005.


2.1.4       Kebijakan Mutu
SMKN 1 Surabaya mencapai perbaikan yang berkesinambungan berdasarkan sistem manajemen Mutu ISO 9001 : 2000 dengan memberikan pelayanan Pendidikan yang Profesional untuk :
§  Meningkatkan Moral dan Disiplin Siswa.
§  Meningkatkan Pengetahuan, Keterampilan & Keahlian siswa yang mampu bersaing secara Global.
§  Meningkatkan pengajaran yang berstruktur dan berstrategi.
§  Membekali kecakapan hidup yang bermanfaat dalam memenuhi harapan pihak-pihak terkait & peraturan undang-undang dengan menyediakan sarana prasarana serta menyediakan sumber daya manusia yang tanggap terhadap perkembangan teknologi.

2.2  Visi dan Misi
a.     V I S I
§  Menjadi Sekolah Menengah Kejuruan berstandar Internasional yang tamatannya Profesional, budi pekerti luhur, berwawasan lingkungan serta mampu bersaing di era global
b.     M I S I
§   Menerapkan manajemen standar ISO dalam pengelolaan sekolah
§  Meningkatkan Profesionalisme
§  Meningkatkan mutu penyelenggaraan pendidikan
§  Membangun serta memberdayakan SMK bertaraf Internasional sehingga menghasilkan lulusan yang memiliki jati diri bangsa dan keunggulan kompetitif di pasar nasional dan global
§  Mengembangkan kerjasama industri berskala nasional maupun internasional
2.2.1       Wakil Kepala Sekolah Urusan Hubinmas
a.      Syarat jabatan
1.     Memahami visi, misi, dan kebijakan sekolah
2.     Memahami kurikulum sekolah
3.     Memahami unit-unit kegiatan yang menjadi tanggung jawabnya, dan yang ada disekolah umumnya
4.     Memiliki potensi manajerial dan keteladanan
5.     Memiliki potensi kerja tim
6.     Memiliki dedikasi dan loyalitas tinggi
7.     Kreatif dan inovatif
8.     Tanggap terhadap perkembangan IPTEK
9.     Dipilih kepala sekolah
b.     Masa jabatan
1)     Satu masa tugas selama 4 (empat) tahun:
a)     Tiap tahun ditetapkan dengan surat keputusan kepala sekolah
b)     Diusulkan mendapat surat keputusan kepala dinas pendidikan
2)     Masa tugas dapat diperpanjang 1 (satu) kali masa tugas
3)     Setelah 2 (dua) kali masa tugas dapat ditugaskan kembali apabila :
a)     Melewati tenggang waktu 1 (satu) masa tugas
b)     Pertimbangan khusus
c.      Rumusan Umum Tugas dan Fungsi
Membantu kepala sekolah dalam pelaksanaan tugas hubungan industri/masyarakat  meliputi menyusun dan melaksanakan program kerja, mengarahkan, membina,  memimpin, mengawasi, serta mengkoordinasikan pelaksanaan tugas khususnya dibidang hubungan kerja sama dengan dunia industri/dunia usaha yang relevan serta memasyarakatkan tamatan SMK Negeri 1 Surabaya.
d.     Uraian Tugas
1)     Menyusun program kerja tahunan (action plan)
2)     Mengatur perencanaan program kerja dan mengkoordinir hubungan industri setiap   program  studi dalam pelaksanaan program PSG
3)     Mengkoordinasikan pembuatan peta duna kerja/industri yang relevan baik skala lokal,  nasional, maupun internasional
4)     Mempromosikan sekolah dan meyalurkan/penelusuran tamatan
5)     Mengatur perencanaan dan melaksanakan koordinasi pembimbingan program praktek industri siswa pada industri, baik skala nasional maupun internasional
6)     Mengatur perencanaan dan melaksanakan ‘’guru tamu’’ dari dunia kerja
7)     Mengkoordinir pelaksanaan kegiatan pokja Hubungan Industri
8)     Menyusun laporan berkala dan insidentil tentang kegiatan hubungan industri/masyarakat
9)     Mewakili sekolah dalam kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan industri
e.      Wewenang
1)     Mengendalikan kegiatan prakerin
2)     Mengendalikan kegiatan guru tamu
3)     Mengendalikan kegiatan promosi
4)     Mengendalikan penelusuran tamatan dan bursa kerja
5)     Mengendalikan hubungan industri dalam negeri dan pengembangan hubungan industri luar negeri
6)     Mengendalikan hubungan masyarakat umum dan institusi terkait
f.      Tangggung jawab
1)     Melaksanakan tugas harian sesuai dengan tugas dan wewenangnya
2)     Melaksanakan tugas tertentu sesuai dengan surat tugas kepala sekolah
3)     Bertanggung jawab atas terlaksananya kegiatan sekolah pada saat kepala sekolah tidak  ada
g.     Hasil kerja
1)     Tersusunnya program kerja tahunan
2)     Perencanaan program kerja dan pelaksanaan hubungan industri setiap program studi dala program PSG
3)     Peta dunia kerja/industri yang relevan baik skala lokal,nasional, maupun internasional
4)     Mempromosikan sekolah dan menyalurkan/penelusuran tamatan
5)     Kurikulum prakrin dan program PSG bersama wakasek kurikulum
6)     Perancanaan dan pelaksanaan koordinasi pembimbingan program praktik industri siswa pada industri, baik skala nasional maupun internasional
7)     Perencanaan dan pelakksanaan ‘’guru tamu’’ dari dunia kerja
8)     Keterlaksanaan kegiatan pokja hubungan industri
9)     Menyusun laporan berkala dan insidentil tentang kegiatan hubungan industri/masyarakat
10) Mewakili sekolah dalam kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan industri
11) Tersusunnya laporan berkala dan insidentil tentang kegiatan hubungan industri/masyarakat

2.2.2       Koordinator Tata Usaha
a.      Syarat Jabatan
1)     Memahami visi, misi, dan kebijakan sekolah.
2)     Memahami bidang garapan yang menjadi tanggung jawabnya
3)     Memiliki potensi manajerial dan keteladanan.
4)     Memiliki potensi bekerja team.
5)     Memiliki dedikasi dan loyalitas tinggi.
6)     Kreatif dan Inovatif
7)     Tanggap terhadap perkembangan IPTEK
8)     Memenuhi ketentuan menduduki jabatan struktural.
9)     Disiplin kepala sekolah.
b.     Masa Jabatan
1)     Satu masa tugas selama 4 (empat) tahun, setiap tahun ditetapkan dengan surat keputusan Kepala Sekolah.
2)     Masa tugas dapat diperpanjang sesuai kondisi.
c.      Rumusan umum tugas dan fungsi
Membantu Kepala Sekolah dalam pemberdayaan Tata Usaha / karyawan untuk medukung kelancaran penyelenggaraan pendidikan.


d.     Uraian Tugas
1)     Menyusun formasi kepegawaian tata usaha/karyawan
2)     Mengkoordinir pelaksanaan pekerjaan tata usaha/karyawan
3)     Menyusun laporan insidental
e.      Wewenang
1)     Memberikan rekomendasi tata usaha/ karyawan baru
2)     Mengatur formasi kepegawaian tata usaha / karyawan
3)     Membina kinerja tata usaha / karyawan
4)     Pencipta iklim kerja tata usaha / karyawan
5)     Penyelia kinerja tata usaha / karyawan
6)     Mengendalikan pelaksanaan pekerjaan tata usaha/karyawan
f.      Tanggung Jawab
1)     Bertanggung jawab atas terlaksananya kegiatan sekolah pada saat Kepala Sekolah tidak sempat
2)     Melaksanakan tugas harian sesuai dengan tugas dan wewenangnya
3)     Melaksanakan tugas tertentu sesuai dengan surat tugas kepala sekolah 
g.     Hasil Kerja
1)     Program kerja tahunan
2)     Formasi kepegawaian Tata Usaha / Karyawan
3)     Keterlaksanaan program kerja masing – masing Tata Usaha / Karyawan
4)     Perencanaan dan  Laporan pelaksanaan pembinaan dan pengembangan Tata usaha Karyawan.
5)     Iklim kerja kondusif lingkup Tata Usaha / Karyawan
6)     Laporan pelaksanaan supervise  Tata Usaha / karyawan
7)     Daftar penilaian pelaksanaan pekerjaan tata usaha / karyawan
8)     Laporan insidental / tahunan




2.2.3       Guru Pembimbing (Bimbingan Konseling)
a.      Syarat Jabatan
1)     Memahami visi, misi, dan kebijakan sekolah
2)     Memiliki latar belakang pendidikan berkelayakan seebagai guru pembimbing
3)     Memahami bimbingan kejuruan  dan aturan pelaksanaannya
4)     Menguasai jenis-jenis layanan bimbingan konseling
5)     Memiliki potensi bekerja mandiri atau team
6)     Memiliki dedikasi dan loyalitas tinggi
7)     Kreatif dan inovatif
8)     Tanggap terhadap perkembangan IPTEK
9)     Rekomendasi dari Ketua Program
b.     Masa Jabatan
1)     Satu masa tugas selama 1 (satu) tahun, ditetapkan dengan surat keputusan Kepala Sekolah
2)     Masa tugas tahun berikutnya dengan surat keputusan baru
c.      Rumusan Umum Tugas dan Fungsi
Guru pembimbing adalah pejabat fungsional dengan tugas utamanya melaksanakan bimbingan konseling
d.     Uraian Tugas
1)     Melaksanakan proses bimbingan, meliputi:
a)     Menyusun program bimbingan konseling
b)     Melaksanakan program bimbingan konseling minimal 150 siswa
c)     Evaluasi pelaksanaan bimbingan konseling
d)     Analisis hasil evaluasi pelaksanaan bimbingan konseling
e)     Menyusun dan melaksanakan program tindak lanjut
f)      Membimbing kegiatan ekstrakurikuler
2)     Melaksanakan tugas tertentu di sekolah (Kepala Sekolah dan Wakasek)
3)     Mengikuti pendidikan reguler / diklat kedinasan
4)     Melaksanakan kegiatan pengembangan profesi
5)     Melaksanakan kegiatan penunjang proses belajar mengajar
6)     Melaksanakan kegiatan-kegiatan lain dengan surat tugas Kepala Sekolah
7)     Menyusun laporan periodik maupun incidental
e.      Hasil Kerja
1)     Terlaksana proses bimbingan, meliputi:
a)     Tersusun program layanan bimbingan konseling lengkap administrasinya
b)     Melaksanakan program layanan bimbingan konseling sejumlah minimal 150 siswa dengan tertib dan lengkap dengan administrasinya
c)     Evaluasi pelaksanaan program layanan bimbingan konseling lengkap dengan administrasinya
d)     Analisis hasil evaluasi program layanan bimbingan konseling lengkap dengan administrasinya
e)     Tindak lanjut layanan bimbingan konseling lengkap dengan administrasinya
f)      Kegiatan ekstra kurikuler, dengan surat tugas Kepala Sekolah
f.      Wewenang
Memilih dan menentukan metode kerja untuk mencapai hasil pendidikan yang optimal dalam melaksanakan tugas pekerjaannya dengan sebaik-baiknnyasesuai kode etik guru
g.     Tanggung Jawab
1)     Menyelesaikan tugas sebagai Guru Pembimbing sesuai dengan tujuan pendidikan yang  dibebankan kepadanya
2)     Terlaksananya tugas tertentu di sekolah, khusus Kepala Sekolah dari Wakil Kepala Sekolah
3)     Terlaksana keikutsertaan mengikuti pendidikan / Diklat Kedinasan
4)     Terlaksana pengembangan profesi, meliputi:
a)     Penyusunan karya tulis
b)     Penemuan teknologi tepat guna
c)     Pembuatan alat pelajaran / alat peraga
a)     Menciptakan karya seni menumental / seni pertunjukan
1)     Terlaksana kegiatan penunjang proses belajar mengajar
a)     Pengabdian pada masyarakat, berupa:
·       Mengajar, melatih, menatar guru / masyarakat
·       Kegiatan kemasyarakatan antara lain: Koperasi, LKMD / LMD, PKK,  Karang Taruna, Pramuka, Keolahragaan / Kesenian, Majelis Ta’lim
·       Pengurus RT / RW
·       Kegiatan keagamaan, khusus guru agama
b)     Pendukung Pendidikan, berupa:
·       Mengikuti seminar / loka karya
·       Keanggotaan dalam organisasi profesi
·       Menjadi delegasi dalam pertemuan ilmiah
·       Menjadi TIM Penilai Jabatan Guru
·       Menjadi panitia dalam kegiatan sekolah
·       Mendapat tugas tertentu di sekolah sebaagai wali kelas, pembina OSIS, Ketua Program, Ketua Unit Produksi Sekolah, Guru Piket, dan yang  sejenisnya
·       Membimbing siswa dalam kegiatan praktek industri / PPL mahasiswa
·       Mendapat penghargaan / tanda jasa atas prestasi kerja
·       Mendapat gelar kehormatan akademis
·       Mendapat gelar kesarjanaan lain
2)     Tersusun laporan periodik / insidental

2.1.1       Ketua Program Keahlian
a.      Syarat Jabatan
1)     Memahami visi, misi, dan kebijakan sekolah
2)     Memiliki latar belakang pendidikan/pendidikan dan pelatihan sesuai program keahlian yang menjadi tanggung jawabnya
3)     Memahami kurikulum dan peraturan pelaksanaan, khususnya program keahlian yang menjadi tanggung jawabnya
4)     Memiliki potensi bekerja tim
5)     Memiliki potensi manajerial dan keteladanan
6)     Memiliki dedikasi dan loyalitas tinggi
7)     Kreatif dan inovatif
8)     Tanggap terhadap perkembangan IPTEK, khususnya yang berhubungan dengan program keahlian yamg menjadi tanggung jawabnya
9)     Rekomendasi dari Wakil Kepala Sekolah
b.     Masa Jabatan
1)     Satu masa tugas selama 2 (dua) tahun :
a)     Tiap tahun ditetapkan denagn surat keputusan Kepala Sekolah
b)     Diusulkan mendapt surat Keputusan Kepala Dinas Pendidikan
2)     Masa tugas dapat diperpanjang 1 (satu) kali masa tugas
3)     Setelah 2 (dua) kali masa tugas dapat ditugaskan kembali apabila :
a)     Melewati tenggang waktu 1 (satu) masa tugas
b)     Pertimbangan khusus
c.      Rumusan Umum Tugas dan Fungsi
Membantu Kepala Sekolah dalam pelaksanaan dan pengembangan kurikulum, kegiatan operasional pembelajaran, pembinaan dan peningkatan profesi guru, pemberdayaan sarana prasarana, pembinaan kesiswaan dalam lingkup program keahlian yang menjadi tanggung jawabnya.
d.     Uraian Tugas
Tugas sekretaris
1)     Menyusun program kerja tahunan (action plan)
2)     Mendalami, menganalisis, dan mengembangkan kurikulum
3)     Menyusun program pembinaan dan peningkatan profesi guru
4)     Menyusun laporan insidental maupun periodik
e.      Tugas humas
1)     Mengkoordinir kegiatan operasional pembelajaran dari tugas pokok guru
2)     Membantu pelaksanaan dan pemeliharaan hubungan dengan DU/DI dan institusi terkait
3)     Mengkoordinir pelaksanaan praktik industri
4)     Memilih dan membina peserta Promosi Kompetensi Siswa
5)     Mengkoordinir kegiatan wali kelas
6)     Mengkoordinasikan pembinaan kesiswaan, baik kegiatan keOSISan maupun kegiatan ekstra kurikuler
7)     Mengkoordinasikan pemberdayaan sarana prasarana sekolah dan pengadaan bahan praktik
8)     Melaksanakan tugas pokok guru minimal 12 jam
9)     Mendokumentasikan kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan program keahlian yang menjadi tanggung jawabnya
10) Mewakili sekolah dalam kegiatan–kegiatan yang berhubungan dengan program keahlian
f.      Hasil Kerja
1)     Tersusunnya program kerja tahunan
2)     Tersusun analisis dan pengembangan kurikulum program keahlian yang menjadi tanggung jawabnya
3)     Tersusun program pembinaan dan peningkatan profesi guru di lingkungan program keahlian yang menjadi tanggung jawabnya
4)     Kelancaran kegiatan operasional pembelajaran dan kelengkapan administrasi tugas pokok guru
5)     Aktif dalam menjalin kerjasama dengan DU/DI dan institusi terkait dalam lingkup program keahlian yang menjadi tanggung jawabnya
6)     Kelancaran pelaksanaan Praktik Industri dalam lingkup program keahlian yang menjadi tanggung jawabnya
7)     Terpilih dan terbina Peserta Promosi Kompetensi Siswa (PKS) dalam lingkup program keahlian yang menjadi tanggung jawabnya
8)     Terlaksana tugas dan wewenang wali kelas secara koordinatif  dalam lingkup program keahlian yang menjadi tanggung jawabnya
9)     Terjalin kerjasama pembinaan kesiswaan, baik kegiatan keOSISan maupun ekstra kurikuler dalam lingkup program keahlian yang menjadi tanggung jawabnya
10) Terlaksana koordinasi pemberdayaan sarana prasarana sekolah dan pengadaan bahan praktik
11) Terlaksana tugas pokok sebagai guru
12) Tersusun dokumentasi kegiatan-kegiatan program keahlian yang menjadi tanggung jawabnya
13) Mewakili sekolah dalam kegiatan–kegiatan yang berhubungan dengan program keahlian yang menjadi tanggung jawabnya
14) Tersusun laporan insidental maupun periodic
g.     Wewenang
1)     Merekomendasi perencanaan program dari unit kegiatan yang menjadi tanggung jawabnya
2)     Mengkoordinir pelaksanaan program dari unit kegiatan yang menjadi tanggung jawabnya
3)     Mengakomotir unit kerja horizontal dalam hubungannya dengan program keahlian
4)     Mewakili sekolah dalam kegiatan-kegiatan yang berhubungan denghan program keahlian
(semua wewenang di atas merupakan wewenang dari humas)
h.     Tanggung Jawab
1)     Melaksanakan tugas harian sesuai dengan tugas dan wewenangnya
2)     Melaksanakan tugas tertentu sesuai dengan surat tugas Kepala Sekolah
3)     Bertanggung jawab atas terlaksananya program kegiatan pada program keahlian yang menjadi tanggung jawabnya
(semua poin di atas merupakan tanggung jawab sekretaris)

2.2  Analisis Wawancara Tentang Humas dan Kesekretarisan
Kesekretarisan adalah kegiatan yang berhubungan dengan ketatausahaan (pengetikan, penggadaan, pendistribusian, pengarsipan). Kegiatan kesekretarisan adalah membantu tugas-tugas pimpinan, pengetikan, penggandaan, pendistribusian, pengarsipan, dan lain-lain.
Penerapan kesekretarisan di SMKN 1 Surabaya (khususnya di Tata Usaha) sudah sangat berjalan dengan baik, bahkan siswa pun dilibatkan dalam beberapa tugas TU, misalnya sebagai rsepsionis. Di SMKN 1 Surabaya menggunakan alat-alat yang canggih sebagai sarana untuk memudahkan dalam pelakasanaan tugas-tugas TU.
Humas adalah bagian dalam suatu lembaga/organisasi yang bertugas untuk menjembatani hubungan kerja, baik intern (vertikal dan horisontal) maupun ekstern (antara organisasi dan masyarakat), sehingga terwujud hubungan yang harmonis dan memudahkan tercapainya tujuan organisasi. Kegiatan humas di antaranya menyampaikan informasi penting dari pimpinan kepada bawahan dan sebaliknya, menjalin hubungan kerja yang harmonis dengan masyarakat, khususnya dunia usaha atau dunia industri untuk menunjang PSG SMKN 1 Surabaya, menjalin hubungan kerjasama dengan lembaga-lembaga yang punya kaitan langsung dengan peningkatan mutu guru (misalnya LPMP, P4TK, dan lain-lain).
Tujuan adanya humas adalah tersampaikannya informasi (baik intern/ekstern) dengan jelas, faktual, akurat, sehingga tujuan dapat tercapai dengan baik. Adapun kendala yang sering dialami humas adalah kurang lancarnya arus informasi, sehingga informasi yang disampaikan tidak tepat sasaran. Untuk mengurangi kendala tersebut, pihak humas telah melakukan cara agar sedapat mungkin informasi bisa tersampaikan sesuai ketentuan yang berlaku.

2.3  Jenis Kegiatan Humas
a.      Kegiatan Eksternal
Kegiatan ini selalu berhubungan atau ditujukan kepada instansi atasan dan masyarakat di luar sekolah. Ada dua kemungkinan yang bisa dilakukan dalam hal ini yakni:
1.       Indirect act adalah kegiatan hubungan sekolah dengan masyar\akat melalui perantara media tertentu seperti misalnya: informasi lewat televisi, penyebaran informasi lewat radio, Internet/Website Sekolah. Penyebaran informasi melalui media cetak, pameran sekolah dan berusaha independen dalam penerbitan majalah atau buletin sekolah.
2.       Direct act adalah kegiatan hubungan sekolah dengan masyarakat melalui tatap muka, misalnya: rapat bersama dengan komitte sekolah, konsultasi dengan tokoh masyarakat, melayani kunjungan tamu dan sebagainya.
b.      Kegiatan Internal
Kegiatan ini merupakan publisitas ke dalam, sasarannya adalah warga SMKN 1 Surabaya yang bersangkutan, yaitu para Guru, Staf Tata Usaha, dan peserta didik. Kegiatan ini juga dapat dilakukan dengan dua kemungkinan yakni:
1.     Indirect act adalah kegiatan internal melalui penyampaian informasi melalui surat edaran; penggunaan papn pengumuman di sekolah; penyelenggaraan majalah dinding; menerbitkan buletin sekolah untuk dibagikan pada warga sekolah; pemasangan iklan/pemberitahuan khusus melalui mass media; dan kegiatan pentas seni.
2.     Direct act adalah kegiatan internal yang dapat berupa: rapat dewan guru; upacara sekolah; karyawisata/rekreasi bersama; dan penjelasan pada berbagai kesempatan.












BAB 3
PENUTUP

Kesekretarisan adalah kegiatan yang berhubungan dengan ketatausahaan (pengetikan, penggadaan, pendistribusian, pengarsipan). Kegiatan kesekretarisan adalah membantu tugas-tugas pimpinan, pengetikan, penggandaan, pendistribusian, pengarsipan, dan lain-lain.
Humas adalah bagian dalam suatu lembaga/organisasi yang bertugas untuk menjembatani hubungan kerja, baik intern (vertikal dan horisontal) maupun ekstern (antara organisasi dan masyarakat), sehingga terwujud hubungan yang harmonis dan memudahkan tercapainya tujuan organisasi. Kegiatan humas di antaranya menyampaikan informasi penting dari pimpinan kepada bawahan dan sebaliknya, menjalin hubungan kerja yang harmonis dengan masyarakat, khususnya dunia usaha atau dunia industri.





















KELAS SIANG













No.
Jam ke
Senin
Selasa
Rabu
Kamis
Jum'at
Sabtu
Keterangan

Senin-Kamis & Sabtu
Jum'at
1
VIII

PIKET


XI APK 5/33
XI RPL 2/58


12.20 - 13.00
12.30 - 13.10
2
IX

PIKET


XI APK 5/33
XI RPL 2/58


13.00 - 13.40
13.10 - 13.50
3
X

PIKET


XI APK 5/33



13.40 - 14.20
13.50 - 14.30
4
XI

PIKET






14.20 - 15.00
14.30 - 15.10
ISTIRAHAT

15.00 - 15.30
15.10 - 15.35
5
XII

PIKET



XI APK 4/33


15.30 - 16.05
15.35 - 16.10
6
XIII

PIKET



XI APK 4/33


16.05 - 16.40
16.10 - 16.45
7
XIV

PIKET



XI APK 4/33


16.40 - 17.15
16.45 - 17.20








Struktur Kurikulum
BIDANG STUDI KEAHLIAN          : BISNIS DAN MANAJEMEN
PROGRAM STUDI KEAHLIAN     : ADMINISTRASI
KOMPETENSI KEAHLIAN            : ADMINISTRASI PERKANTORAN (118)

STANDAR KOMPETENSI
Durasi Waktu (Jam)
A.    Mata Pelajaran

1.     Normatif

1.1 Pendidikan Agama 
192
1.2 Pendidikan Kewarganegaraan
192
1.3 Bahasa Indonesia
192
1.4 Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan
192
1.5  Seni Budaya
1.5.1 Bahasa Daerah (Jawa)
128**
2.     Adaptif

2.1 Bahasa Inggris
440 a)
2.2 Matematika
403
2.3 IPA
192 a)
2.4 Ilmu Pengetahuan Sosial
128 a)
2.5 KKPI
202
2.6 Kewirausahaan
192
3.     Produktif

3.1  Dasar Kompetensi Kejuruan
3.1.1Memahami prinsip - prinsip penyelenggaraan administrasi perkantoran
3.1.2 Mengaplikasikan keterampilan dasar komunikasi
3.1.3Menerapkan prinsip-prinsip kerjasama dengan kolega dan pelanggan
3.1.4Menerapkan Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan Hidup (K3LH)



120
120

80

80
3.2  Kompetensi Kejuruan
3.2.1    Mengoperasikan aplikasi perangkat lunak
3.2.2    Mengoperasikan aplikasi presentasi
3.2.3    Mengelola peralatan kantor
3.2.4    Melakukan prosedur administrasi
3.2.5    Menangani penggandaan dokumen
3.2.6    Menangani surat dokumen kantor
3.2.7    Mengolah sistem kearsipan
3.2.8    Membuat dokumen
3.2.9    Memproses perjalanan bisnis
3.2.10  Mengelola pertemuan/rapat
3.2.11  Mengelola dana kas kecil
3.2.12  Memberikan pelayanan kepada pelanggan
3.2.13  Mengelola data/informasi di tempat kerja
3.2.14  Mengaplikasikan administrasi perkantoran di tempat kerja

40
40
120
80
80
80
120
80
80
80
80
80
80

160

A.    Muatan Lokal

1.     Bahasa Inggris Niaga
192
B.    Pengembangan Diri d)
(192**)
1.     Pramuka, PMR ,Olah raga, dan debat Bahasa Inggris

2.     Bimbingan Karir Kejuruan


Keterangan notasi
a)     Durasi waktu adalah jumlah waktu minimal yang digunakan oleh setiap program keahlian. Program keahlian yang memerlukan waktu lebih jam tambahannya diintregasikan ke dalam mata pelajatan yang sama, di luar jumlah jam yang dicantumkan.
b)     Terdiri dari berbagai mata pelajaran yang ditentukan sesuai dengan kebutuhan setiap program keahlian
c)     Jumlah jam kompetemsi kejuruan  pada dasarnya sesuai dengan kebutuhan standard kompetensi kerja yang berlaku di dunia kerja, tetapi tidak boleh kurang dari 1.044 jam
d)     Ekuivalen 2 jam pembelajaran













DASAR KOMPETENSI KEJURUAN DAN KOMPETENSI KEJURUAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN

BIDANG STUDI KEAHLIAN             : BISNIS DAN MANAJEMEN
PROGRAM STUDI KEAHLIAN        : ADMINISTRASI
KOMPETENSI KEAHLIAN               :ADMINISTRASI PERKANTORAN (118)

A.    DASAR KOMPETENSI KEJURUAN

STANDAR KOMPETENSI
KOMPETENSI DASAR
1.      Memahami prinsip - prinsip penyelenggaraan administrasi perkantoran
1.1   Mendekripsikan administrasi perkantoran
1.2   Mendeskripsikan fungsi pekerjaan kantor dalam organisasi
1.3   Menidentifikasi pekerjaan kantor
1.4   Mengidentifikasi sarana dan prasarana administrasi perkantoran
1.5   Mengidentifikasi persyaratan personil administrasi perkantoran
2.      Mengaplikasikan keterampilan dasar komunikasi
2.1   Mengidentifikasi proses komunikasi
2.2   Menerima dan menyampaikan informasi
2.3   Memilih media komunikasi
2.4   Melakukan komunikasi melalui telepon
3.      Menerapkan prinsip - prinsip kerjasama dengan kolega dan pelanggan
3.1   Mendeskripsikan kerjasama dengan kolega dan pelanggan
3.2   Menyediakan bantuan kepada pelanggan di dalam dan di luar organisasi
3.3   Memelihara standar penampilan pribadi
3.4   Menerapkan bekerja dalam tim
4.      Menerapkan Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan Hidup (K3LH)
4.1   Mendeskripsikan keselamatan dan kesehatan kerja (K3)
4.2   Melaksanakan prosedur K3
4.3   Menerapkan konsep lingkungan hidup
4.4   Menerapkan ketentuan pertolongan pertama pada kecelakaan







B.     KOMPETENSI KEJURUAN

STANDAR KOMPETENSI
KOMPETENSI DASAR
1.      Mengoperasikan aplikasi perangkat lunak
1.1    Mendeskripsikan aplikasi perangkat lunak
1.2    Mengoperasika aplikasi perangkat lunak dalam mengolah dokumen/ naskah
2.      Mengoperasikan aplikasi presentasi
2.1    Mendeskripsikan aplikasi presentasi
2.2    Menggunakan aplikasi presentasi untuk mengolah bahan informasi
3.      Mengelola peralatan kantor
3.1    Melakukan prosedur pengadaan peralatan kantor
3.2    Menggunakan peralatan kantor
3.3    Memelihara peralatan kantor
4.      Melakukan prosedur administrasi
4.1    Mengidentifikasi dokumen – dokumen kantor
4.2    Melakukan surat – menyurat
4.3    Menata dokumen
5.      Menangani penggandaan dokumen
5.1    Memilih jenis penggandaan dokumen yang sesuai
5.2    Melakukan penggandaan dokumen
5.3    Mendistribusikan dokumen
6.      Menangani surat / dokumen kantor
6.1    Mengidentifikasi jenis – jenis surat / dokumen
6.2    Memproses surat / dokumen
6.3    Mendistribusikan surat / dokumen
6.4    Memproses e-mail
7.      Mengelola sistem kearsipan
7.1    Menentukan sistem kearsipan
7.2    Menentukan kebutuhan alat dan bahan kearsipan
7.3    Mengimplementasikan sistem kearsipan
7.4    Memelihara sistem kearsipan
8.      Membuat dokumen
8.1    Membuat catatan dikte untuk menghasilkan naskah / dokumen
8.2    Mengidentifikasi kebutuhan dokumen
8.3    Membuat dokumen
8.4    Memproduksi dokumen
9.      Memproses perjalanan bisnis
9.1    Mendeskripsikan perjalanan bisnis
9.2    Melaksanakan penangana perjalanan bisnis
10.   Mengelola pertemuan / rapat
10.1 Mempersiapkan pertemuan / rapat
10.2 Menyelenggarakan pertemuan / rapat
10.3 Membuat catatan hasil pertemuan / rapat
10.4 Mendistribusikan hasil pertemuan / rapat
11.   Mengelola dana kas kecil
11.1 Mempersiapkan administrasi kas kecil
11.2 Membukukan mutasi dan selisih dana kecil
11.3 Mendokumentasikan bukti – bukti kas kecil
12.   Memberikan pelayanan kepada pelanggan
12.1 Mendeskripsikan pelayanan prima
12.2 Mengidentifikasi pelanggan dan kebutuhannya
12.3 Memberikan pelayanan kepada pelanggan
13.   Mengelola data / informasi di tempat kerja
13.1 Mengumpulkan data / informasi
13.2 Melakukan pengolahan data / informasi
14.   Mengaplikasikan administrasi perkantoran di temmpat kerja
14.1 Melaksanakan tata persuratan dan kearsipan
14.2 Melaksanakan administrasi kepegawaian / ketenagaan
14.3 Melaksanakan administrasi keuangan
14.4 Melaksanakan administrasi sarana dan prasarana





















STANDAR KOMPETENSI DAN KOMPETENSI DASAR MUATAN LOKAL

COMPETENCE STANDARD
BASIC COMPETENCE
Communicating using English in level of novice
1.      Comprehending Business English
2.      Learning business English vocabulary
3.      Learning how to interact in workplace
4.      Making a description of business
5.      Telling experience and background of education
6.      Comprehending and identifying business document in English
7.      Comprehending basic business writing (part 1)
Communicating using English in level of novice
1.      Having a successful job interview in English
2.      Writing for business (basic business writing part 2)
3.      Comprehending a user manual
4.      Comprehending SOP
5.      Writing report (introduction)
Communicating using English in level of intermediate
1.      Writing business (report, part 2)
2.      Handling a meeting
3.      Having a negotiation
4.      Giving a presentation in English



















SILABUS MATA PELAJARAN
PRODUKTIF APK
MENGAPLIKASIKAN SOFTWARE PENGOLAH KATA
MENGAPLIKASIKAN SOFTWARE PRESENTASI

new copy

logo iso new 09
 
                          PEMERINTAH KOTA SURABAYA      

                                  DINAS PENDIDIKAN

                SMK NEGERI 1 SURABAYA

                                          JL. SMEA NO. 4,  WONOKROMO SURABAYA
                      TELP. 031-8292038 FAX. 031- 8292039, EMAIL : info@smkn-1.sch.id
                                      http://www.smkn1-sby.sch.id






2011
SILABUS

NAMA SEKOLAH                                             :   SMK NEGERI 1 SURABAYA
MATA PELAJARAN                           :   ………………………………….
KELAS / SEMESTER                        :   ………………………………….
STANDAR KOMPETENSI                :   ……………………………………. 
KODE KOMPETENSI                        :   …………………………………….
ALOKASI WAKTU                              :   ……………………………………


KOMPETENSI DASAR
INDIKATOR
MATERI PEMBELAJARAN
KEGIATAN PEMBELAJARAN
PENILAIAN
KARAKTER
ALOKASI WAKTU
SUMBER BELAJAR
T M
P S
P D












Mengetahui
Kepala SMK NEGERI 1 SURABAYA

Surabaya, Juli 2011
Guru Mata Pelajaran




DRS. SUGIONO, M.Pd
NIP. 19590705 198603 1 027

………………………………………..
NIP. ………………………….

SILABUS
NAMA SEKOLAH                               : SMK NEGERI 1 SURABAYA
MATA PELAJARAN                            : KOMPETENSI KEJURUAN
KELAS/SEMESTER                             : X / 1 dan 2
STANDAR KOMPETENSI                   : 1. Memahami prinsip-prinsip penyelenggaraan administrasi perkantoran
KODE                                                  : 118.DKK.1
ALOKASI WAKTU                              : 120 X 45’

KOMPETENSI DASAR
INDIKATOR
MATERI PEMBELAJARAN
KEGIATAN PEMBELAJARAN
PENILAIAN
ALOKASI WAKTU
SUMBER BELAJAR
TM
PS
PI
Mendeskripsikan administrasi perkantoran
1.              Deskripsi administrasi perkantoran

1.1.1        Pengertian administrasi
1.1.2        Unsur – unsur administrasi
1.1.3        Fungsi administrasi
1.1.4        Pengertian kantor
1.1.5        Fungsi kantor
1.1.6        Kegiatan perkantoran
1.1.7        Sarana dan fasilitas kerja perkantoran
1.1.1.1   Mendeskripsikan  administrasi perkantoran
1.1.1.2   Mendeskripsikan unsur – unsur administrasi
1.1.1.3   Mendeskripsikan fungsi administrasi
1.1.1.4   Mendeskripsikan kantor
1.1.1.5   Mendeskripsikan fungsi kantor
1.1.1.6   Mendeskripsikan kegiatan perkantoran
1.1.1.7   Mendeskripsikan sarana dan fasilitas perkantoran
Tes tulis dan praktik
8
16

Kesekretarisan, Ursula Emawati, Penerbit Graha Ilmu, 2004

Modul memahami prinsip-prinsip penyelenggaraan administrasi perkantoran

Ilmu Tata Usaha Terapan dalam Praktik Kegiatan Penyelenggaraan Kantor
Mendeskripsikan fungsi pekerjaan kantor dalam organisasi
1.2   Deskripsi fungsi pekerjaan kantor dalam organisasi
1.2.1        Pengertian organisasi
1.2.2        Prinsip-prinsip organisasi
1.2.3        Bentuk-bentuk organisasi
1.2.4        Pengertian pekerjaan kantor
1.2.5        Fungsi pekerjaan kantor
1.1.2.1 Mendeskripsikan organisasi
1.1.2.2 Mendeskripsikan prinsip-prinsip organisasi
1.1.2.3 Mendeskripsikan bentuk-bentuk orgaanisasi
1.1.2.4 Mendeskripsikan pekerjaan kantor
1.1.2.5 Mendeskripsikan fungsi pekerjaan kantor



8
16

Kesekretarisan, Ursula Emawati, Penerbit Graha Ilmu, 2004


Modul memahami prinsip-prinsip penyelenggaraan administrasi perkantoran


Ilmu Tata Usaha Terapan dalam Praktik Kegiatan Penyelenggaraan Kantor
Mengudentifikasi pekerjaan kantor
1.3   Identifikasi pekerjaan kantor
1.3.1        Jenis-jenis pekerjaan kantor
1.3.2        Ciri-ciri pekerjaan kantor
1.3.3        Hasil jasa atau produk pekerjaan kantor
1.1.3.1 Mengidentifikasi jenis-jenis pekerjaan kantor
1.1.3.2 Mendeskripsikan cirri-ciri pekerjaan kantor
1.1.3.3 Mendeskripsikan hasil jasa atau produk pekerjaan kantor



8
16

Kesekretarisan, Ursula Emawati, Penerbit Graha Ilmu, 2004

Modul memahami prinsip-prinsip penyelenggaraan administrasi perkantoran

Ilmu Tata Usaha Terapan dalam Praktik Kegiatan Penyelenggaraan Kantor

Mengidentifikasi sarana dan prasarana administrasi perkantoran
1.4   Identifikasi sarana dan prasarana administrasi perkantoran
1.4.1        Jenis-jenis sarana dan prasarana kantor
1.4.2        Tata ruang kantor
1.4.3        Pengelolaan sarana dan prasarana kantor
1.1.4.1 Identifikasi jenis -  jenis sarana dan prasarana kantor
1.1.4.2 Identifikasi tata ruang kantor
1.1.4.3 Identifikasi sarana dan prasarana kantor





Kesekretarisan, Ursula Emawati, Penerbit Graha Ilmu, 2004

Modul memahami prinsip-prinsip penyelenggaraan administrasi perkantoran

Ilmu Tata Usaha Terapan dalam Praktik Kegiatan Penyelenggaraan Kantor
Mengidentifikasi persyaratan personil administrasi perkantoran
1.5   Identifikasi persyaratan personil administrasi perkantoran
1.5.1        Pengertian personil kantor
1.5.2        Macam-macam personil kantor
1.5.3        Tugas dan tanggung jawab personil kantor
1.5.4        Perangkat kerja personil kantor
1.5.5        Tahapan-tahapan pengadaan personil kantor
1.5.6        Syarat-syarat personil kantor
1.5.7        Pelatihan dan pengembangan personil kantor
1.5.8        Mutasi personil kantor
1.5.9        Pemberhentian personil kantor
1.1.5.1 Identifikasi persyaratan personil administrasi perkantoran
1.1.5.2 Identifikasi macam-macam personil kantor
1.1.5.3 Identifikasi tugas dan tanggung jawab personil kantor
1.1.5.4 Identifikasi perangkat kerja personil kantor
1.1.5.5 Identifikasi tahapan-tahapan pengadaan personil kantor
1.1.5.6 Identifikasi syarat-syarat personil kantor
1.1.5.7 Identifikasi pelatihan dan pengembangan personil kantor
1.1.5.8 Identifikasi mutasi kantor
1.1.5.9 Identifikasi pemberhentian personil kantor




Kesekretarisan, Ursula Emawati, Penerbit Graha Ilmu, 2004

Modul memahami prinsip-prinsip penyelenggaraan administrasi perkantoran

Ilmu Tata Usaha Terapan dalam Praktik Kegiatan Penyelenggaraan Kantor

SILABUS



NAMA SEKOLAH                  : SMK N 1 SURABAYA
MATA PELAJARAN              : Mengoperasikan Software Presentasi
KELAS/SEMESTER               : XI / 1 dan 2
STANDAR KOMPETENSI     : Mengoperasikan software Presentasi
KODE KOMPETENSI            : --
DURASI PEMBELAJARAN   : 40 (2 x 45“) TM

KOMPETENSI DASAR
INDIKATOR
MATERI PEMBELAJARAN
KEGIATAN PEMBELAJARAN
PENILAIAN
ALOKASI WAKTU
SUMBER BELAJAR
TM
PS
PI
1.  Mendis kripsikan aplikasi presentasi

·   Fungsi software presentasi dijelaskan dengan benar
·   Software presentasi dijalankan melalui perintah start menu dan shortcut atau icon
·   Berbagai software presentasi dioperasikan sesuai dengan SOP
·   Perintah-perintah pengelolaan file presentasi, seperti: Membuka baru, membuka, menyimpan, menyimpan dengan nama lain diaplikasikan sesuai dengan SOP
·   File presentasi disimpan menggunakan berbagai format antara lain: ppt, pps, html, odp, sxi
·   Perintah-perintah editing sederhana seperti: mengetik huruf/kata/kalimat, memformat huruf/font, text alignment, numbering, bullet, menyelipkan slide, memasukkan picture, diagram, text box, movie and sound, chart, object, diimplementasikan sesuai dengan kebutuhan

Aplikasi software presentasi:
·   Mengenal software aplikasi dan menu-menu software presentasi
·   Membuat, membuka, menyimpan file prentasi
·    
·   Menjelaskan fungsi software presentasi
·   Menjelaskan langkah-langkah membuka dan menutup software presentasi dengan benar
·   Menyimpan file presentasi dengan berbagai format antara lain: ppt, pps, html, odp, sxi
·   Melakukan editing sederhana untuk membuat presentasi yang meliputi text, kalimat numbering, bullet penyelipan slide, pemasukan picture, diagram, text box, movie and sound, chart, object
·   Memberikan effect yang menarik pada file presentasi dengan memadukan slide lay-out, slide design, color animation, animation schemes, custom animation, slide stansition
·   Memberikan Heder and Footer pada slide presentasi
·   Menjelaskan cara mencetak file presentasi dalam bentuk slide/drawing, outline, hand out, notes
·   Tes Tertulis
·   Tes Praktek
·   Tugas-tugas
·   Observasi
24
6
10
·     Modul KKPI TIK.OP02.011.01 Dikmenjur 2005
·     Buku Panduan Pengoprasian Presentasi
·     Internet
·     Personal computer
·     Software Aplikasi Presentasi
·     Menu Help
·     Printer

·   Pengaturan slide, seperti: slide lay-out, slide design, color animation, animation schemes, costumes animation, slide transition diaplikasikan sesuai dengan kebutuhan
·   Lay-out dan isian standard yang berulang pada herder footer dibuat dan diubah melalui master slide
·   File presentasi dicetak dalam bentuk slide/drawing, outline, hand out, notes sesuai dengan kebutuhan
·   File presentasi dicetak sesuai parameter pencetakan, seperti: seluruhnya, halaman tertentu saja, halaman yang sedang diedit, urutan pencetakan
·   Perintah-perintah dasar pencetakan seperti page setup, printer setup, print preview disetting sesuai dengan kebutuhan
·   File presentasi dipresentasikan (slide show) melalui computer dan LCD
·   Perpindahan slide dioperasikan menggunakan navigasi
·   Mengolah file presentasi
·   Mencetak file presentasi
·   Persiapan presentasi
·   Mencetak file presentasi dengan memperhatikan pengaturan slide/drawing, outline, hand out, notes dengan meng-Setting color, grayscale, black and white serta menyertakan page name, date time
·   Melakukan presentasi dengan menggunakan LCD
·   Mengoperasikan navigasi pada slide presentasi






·   Penggunaan Hyperlink
·   Hyperlink antar slide
·   Hyperlink dgn file lain dan web broser



·   Menjelaskan fungsi dan cara menggunakan Hyperlink
·   Membuat projeck sesuai dengan bidang keahlian masing-masing dengan memakai hyperlink
·   Mempresentasikan projeck yang sudah dibuat





3. Melakukan Presentasi
·   Informasi dipresentasikan dgn desain yang baik sistematis dan menarik
·   Informasi dipresentasikan dengan bahasa yang benar
·   Informasi dipresentasikan dengan gaya dan ekspresi yang baik
·       Melakukan presentasi dgn memperhatikan desain lay out yang menarik
·       Melakukan presentasi dgn gaya bahasa yang baik dan benar
·       Melakukan presentasi dgn tata bahasa, gaya dan ekspresi yang baik dalam presentasi
·   Mempersiapkan bahan presentasi
·   Mempersiapkan mental
·   Melakukan presentasi sesuai POS
Sikap
Cara bicara
Desain lay out
Isi
Hyperlink
Costum animasi





                                          
Surabaya,  Juli 2010
                                     Ka. Prog.                                                                    Guru Mata Pelajaran





                       Dra Endang Dwi Purwanti                                                                Sudarsi, S.Pd
                      NIP. 19651027 198903 2 009                                                NIP. 19710606 200801 1 011



SYLLABUS OF BUSINESS ENGLISH

Name of school                      : SMK Negeri 1 Surabaya
Competence standard             : Communicating using English in level of novice
Code of competence               : MUL.APK.0910
Time allocated                                    : 78 x 45 minutes

Basic Competence
Indicator
Materials
Procedures
Time allocated
Source of material/ references
1.     Comprehending business English
·       Can explain the use and scope of English in conducting business
·       Knowing language of business
·       Discussing business activities worksheet
·       Business socializing worksheet
·       Business letter silent letters and syllables worksheet
·       Reading: learn about everyday details of conducting business
·       Listening: two colleagues discuss business
·       Grammar:
-        Gerunds
-        Modals
·       Pronunciation: long and short vowel sound;silent letters and syllables
·       Vocabulary:
-        Businesse English, company cooperation, CEO, CFO, manager, negotiation, interview, employee, employer, etc
10 x 45 minutes
·       Module business English

2.     Learning business English vocabulary
·       Can identify:
-        Widely used business English idiom/expressionns
-        Key words and phrases used in business English
-        Business English abbreviations
-        Business English grammar

·       Widely used business English idiom/expressionns
·       Key words and phrases used in business English
·       Business English abbreviations
·       Business English grammar
·       Reading
·       Listening
·       Grammar: avtive-passive
·       Vocabulary
·       Synonym/antonym
10 x 45 minutes
·       Module business English

3.     Learning how to interact in workplace
·       Can answer or making business phone calls in the correct manner of business
·       Knowing how to take messages (phone,text,email)
·       Knowing the appropriate way of making business complaint
·       Having the knowledge of business vocabularies
·       Handling phone calls
·       Taking messages
·       Making a complaint
·       Bargaining
·       Bank related glossaries
·       Asking and giving direction
·       Reading:
Conversation in workplace
·       Listening:
Conversation in workplace
·       Grammar: modals
·       Vocabulary

10 x 45 minutes
·       Module business English

4.     Making a description of business
·       Can match jobs with the descriptions
·       Can describe own job or others
·       Can match jobs with the workplace
·       Can describe workplace
·       Can make a good company profile
·       Can do promotion of business
·       Job description
·       Names of workplace
·       Samples of company profile
·       Parts to include in company profile
·       Promoting goods or service
·       Reading: read about a succesfull mail-order company;lokk at number of different promotion materials
·       Listening: hear and interview with the manager of a successful company;advertise via radio
·       Grammar: reduction of adverb clause; modifying nouns
·       Pronunciations: syllable number;agreeing and disagreeing
·       Vocabulary
14 x 45 minutes
·       Module business English
5.     Telling experiences and background of education
·       Can tell about educational background
·       Can tell about working experiences
·       Experiences worksheet (PDF file)
·       Listening materials from www.eslabout.com
·       Reading
·       Listening: Diana’s new job
·       Grammar: present perfect;simple past;past comtinuous
·       Vocabulary:
Graduate,for,since,have (past simple as main verb vs present perfect as auxiliary verb)
10 x 45 minutes
·       Module business English
6.     Comprehending and identifying business document in English
·       Can mention kinds of business documents in English
·       Can identify the part of business document in English
·       Can explain the use of each business documents
·       Having the vocabularies used in business documents
·       Samples:
Contract
Letter of credit
Letter of intent
Petty cash
Bill of sale
·       Reading
·       Listening
·       Grammar: modals; present simple; imperative sentence; adjective vs adverbs
12 x 45 minutes
·       Module business English
7.     Comprehending basic business writing (part 1)
·       Can correct words in business writing (letter,email,fax)
·       Can identify kinds of business writing
·       Conclude the content of business writing
·       Basic business writing:
-        Business letter
-        Memo
-        Email
-        Report

-        Reading: samples of business letter
-        Grammar: modals, passive-active, business phrases
12 x 45 minutes
·       Module business English














 

logo iso new 09
 

 

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)


NAMA SEKOLAH                        : SMK NEGERI 1 SURABAYA         
KOMPETENSI KEAHLIAN              : ………………………………….             
MATA PELAJARAN                            : …………………………………..
KELAS/SEMESTER                   : …………………………………          
STANDAR KOMPETENSI                 : ………………………………………………………………………………………………………………………………………..
KOMPETENSI DASAR                  : …………………………………………………………………………………………………………………………………………
 INDIKATOR                              :
ALOKASI WAKTU :
A.       .TUJUAN PEMBELAJARAN
B.       .MATERI AJAR
C.       METODE PEMBELAJARAN
D.       KEGIATAN PEMBELAJARAN
Pertemuan ke-….
No
Kegiatan Pembelajaran
Karakter
Waktu
1
Pendahuluan
a.          Orientasi
b.         Apersepsi
c.   Motivasi



2
Kegiatan Inti
a.Eksplorasi
b.Elaborasi
c.Konfirmasi


3
Penutup



E.       SUMBER BELAJAR
a.Sumber Belajar                    :   
b.Alat dan Media Belajar        :   
F.       PENILAIAN HASIL BELAJAR
a.Teknik Penilaian                     :   
b.Bentuk Instrumen :   
 c.Instrumen Penilaian  :
No
Indikator
Bentuk soal
Soal
Penyelesaian
Skor






Total skor maksimal
100
G.   Pedoman penskoran
                                                                                                            Surabaya,      Juli 2011
                               Mengetahui                                                         Guru Mata Pelajaran
                           Kepala Sekolah :



         Drs. Sugiono, M.Pd                                                ……………………………….
NIP. 19590705 198603 1 027                            NIP. …………………………..

RENCANA PELAKSANAAN P

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar